Laba Radana Finance (HDFA) Anjlok 79% di Semester I 2025, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pendapatan bersih PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 12,11% menjadi Rp202,34 miliar pada semester I 2025, dari Rp180,48 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Pend...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pendapatan bersih PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 12,11% menjadi Rp202,34 miliar pada semester I 2025, dari Rp180,48 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Pendapatan HDFA didominasi oleh pendapatan pembiayaan yakni sebesar Rp188,06 miliar atau sekitar 92,91%.
Meski pendapatan naik, laba bersih emiten pembiayaan beraset Rp3,59 triliun per Juni 2025 itu anjlok 79,17% jadi Rp2,17 miliar (Rp0,33 per saham) pada semester I 2025, dibanding Rp10,45 miliar (Rp1,60 per saham) pada semester I 2024.
Penurunan laba di tengah peningkatan pendapatan HDFA, menurut laporan keuangan per 30 Juni 2025 yang disampaikan ke BEI, Jumat 3 Oktober 2025 disebabkan antara lain oleh kenaikan beban operasi sebesar 18,6% menjadi Rp197,89 miliar pada semester I 2025, dari Rp166,84 miliar pada semester I 2024.
Adapun beban HDFA tersebut meliputi beban bunga dan keuangan sebesar Rp132,58 miliar serta beban umum dan administrasi sebesar Rp62,91 miliar.
Kenaikan beban tersebut di atas mengakibatkan, laba sebelum pajak emiten pembiayaan itu terpangkas sebesar 68,64% menjadi Rp4,23 miliar pada semester I 2025, dibandingkan Rp13,51 miliar pada semester I 2024.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...