Mandiri Sekuritas Naikkan Target IHSG Tahun 2024 jadi 8.000! Ini Alasannya 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas) menaikkan target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2024. Dalam analisisnya, Mandiri Sekuritas...

Mandiri Sekuritas Naikkan Target IHSG Tahun 2024 jadi 8.000! Ini Alasannya 
Bacakan Artikel

Market breadth atau luas pasar juga menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2023. Pada tahun lalu, indeks banyak dipengaruhi oleh 4 bank besar. Kini, revisi pendapatan dan arus asing semakin merata, dengan peningkatan rasio revisi EPS baik untuk perusahaan berkapitalisasi besar maupun kecil-menengah.

Penguatan nilai tukar Rupiah yang mencapai 5% pada kuartal ini serta penurunan harga batu bara secara year-on-year turut memberikan dampak positif. “Penguatan Rupiah memberikan ruang untuk pelonggaran kebijakan domestik. Kami memproyeksikan penurunan suku bunga sebesar 50 bps pada 2024 yang akan berdampak positif terhadap biaya dana bank serta perusahaan dengan leverage tinggi.” Imbuh Adrian.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 juga mendukung proyeksi ini. Dengan pertumbuhan pendapatan yang lebih kuat sebesar 6,9% dan pertumbuhan belanja yang lebih lambat sebesar 5,9%, defisit fiskal diperkirakan lebih rendah dari perkiraan menjadi 2,5%. Hal ini berpotensi menguntungkan obligasi dan Rupiah.

Meskipun ada rencana kenaikan PPN dan reformasi perpajakan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jangka pendek, dalam jangka menengah dan panjang, reformasi ini diperkirakan akan memperbaiki rasio pajak dan kekuatan ekonomi. Selain itu, reksa dana domestik juga menunjukkan posisi yang kuat di sektor-sektor seperti consumer non-cyclicals, infrastruktur, serta Big-4 Banks. “Dan properti, telekom, towercos, dan consumer cyclicals yang mendapatkan keuntungan dari penurunan suku bunga dan penguatan rupiah,” pungkas Adrian.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2