Mau IPO, Laba Bersih Prodia Diagnostic Line (PRDL) Melesat 69,93% pada 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana (PUP) atau Initial Public Offering (IPO). PRDL...
Segmen Kimia Klinik menjadi kontributor utama pendapatan. Produk ini menyumbang Rp60,38 miliar atau 81,19% dari total pendapatan. Selain itu, segmen instrumen memberikan kontribusi sebesar Rp8,83 miliar.
โPeningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan seiring dengan ekspansi jaringan distribusi dan basis pelanggan Perseroan,โ ujar Cristina Sandjaja, Direktur Utama PRDL dikutip dari prospektus awal IPO di Jakarta, Kamis (18/6/2026)..
Cristina menambahkan jumlah distributor meningkat signifikan. Dari 21 distributor pada 2024 menjadi 45 distributor pada 2025. Perseroan juga mencatat peningkatan jumlah pelanggan baru.
Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan juga naik 20,33% menjadi Rp29,02 miliar. Hal ini dipicu oleh kenaikan biaya langsung terkait peningkatan aktivitas penjualan. Perseroan tetap mampu mencetak laba bruto sebesar Rp45,35 miliar. Nilai ini tumbuh 31,31% secara year on year (yoy).
Beban usaha tercatat Rp24,18 miliar atau naik 54,17% dari Rp15,69 miliar pada 2024. Kenaikan ini terjadi karena peningkatan biaya pemasaran, distribusi, dan biaya tenaga kerja. Sementara itu, beban bunga atau biaya keuangan turun 11,29% menjadi Rp2,28 miliar.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90