Menkeu Purbaya: Direksi Baru BEI Harus Berani Basmi Saham Gorengan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan kriteria khusus bagi calon Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode mendatang. Ia menekankan pentingnya keberanian pimpina...

Menkeu Purbaya: Direksi Baru BEI Harus Berani Basmi Saham Gorengan
Bacakan Artikel

Proses pemilihan umumnya dimulai beberapa bulan sebelum RUPST. Anggota Bursa mulai melakukan konsolidasi untuk menyusun paket calon direksi pada Januari hingga Februari 2026. Sesuai regulasi, pencalonan harus diajukan dalam satu paket oleh sedikitnya 10 Anggota Bursa.

Tahap berikutnya berlangsung pada Maret hingga April 2026. Pada periode ini, paket calon direksi disampaikan kepada OJK beserta dokumen pendukung. OJK selanjutnya menjalankan uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap para calon pada Mei hingga Juni 2026.

OJK akan mengumumkan nama-nama calon direksi terpilih memasuki pertengahan Juni 2026. Nama tersebut kemudian diajukan ke RUPST guna mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Sejumlah direksi petahana masih memiliki peluang untuk kembali mencalonkan diri. Mereka baru menjalani satu periode jabatan dari batas maksimal dua periode atau delapan tahun. Nama-nama tersebut antara lain Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy. Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar serta Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik juga masih berpeluang.a

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2