Meroket 103%, Laba Bersih United Tractors Capai Rp15,9 Triliun pada Triwulan Ketiga 2022
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Laba bersih PT United Tractors Tbk (UNTR) pada triwulan ketiga 2022 meroket 103% menjadi Rp15,9 triliun, dibandingkan sebesar Rp7,8 triliun perolehan pada periode yang sama t...
Terkait segmen usaha pertambangan batu bara, lanjut dia, dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA). Sampai dengan bulan September 2022 total penjualan batu bara mencapai 7,8 juta ton, termasuk 1,6 juta ton batu bara metalurgi, atau sedikit meningkat apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar 7,7 juta ton. Didorong dengan meningkatnya rata-rata harga jual batu bara, pendapatan segmen usaha pertambangan batu bara meningkat sebesar 138% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 menjadi Rp24,4 triliun.
Sarah mengemukakan, segmen usaha pertambangan emas dijalankan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Sumatera Utara. Hingga September 2022, total penjualan setara emas dari Martabe mencapai 216 ribu ons. Ini turun 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebanyak 258 ribu ons. Penurunan tersebut dipicu oleh adanya penurunan kadar emas yang ditambang.
โPendapatan bersih segmen usaha pertambangan emas turun 11% dari Rp6,5 triliun menjadi Rp5,8 triliun. Rata-rata harga jual emas pada triwulan ketiga tahun 2022 sebesar USD1.826 per ons meningkat sebesar 4% dari USD1.750 per ons.
Segmen usaha industri konstruksi dijalankan oleh PT Acset Indonusa Tbk (ACSET). Sampai dengan bulan September 2022, Industri Konstruksi membukukan pendapatan bersih sebesar Rp729 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp1,1 triliun pada periode yang sama tahun 2021. ACSET membukukan rugi bersih sebesar Rp227 miliar, turun dibandingkan rugi bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp386 miliar. Kerugian bersih terutama disebabkan oleh perlambatan beberapa proyek yang sedang berlangsung dan berkurangnya kontrak baru.
Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan telah menetapkan bisnis energi baru dan terbarukan sebagai salah satu strategi transisi Perseroan. Untuk mempercepat pengembangan EBT, pada akhir tahun 2021 seluruh bisnis energi dalam grup dikonsolidasikan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN).
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas