Meroket 103%, Laba Bersih United Tractors Capai Rp15,9 Triliun pada Triwulan Ketiga 2022

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Laba bersih PT United Tractors Tbk (UNTR) pada triwulan ketiga 2022 meroket 103% menjadi Rp15,9 triliun, dibandingkan sebesar Rp7,8 triliun perolehan pada periode yang sama t...

Meroket 103%, Laba Bersih United Tractors Capai Rp15,9 Triliun pada Triwulan Ketiga 2022
Bacakan Artikel

Selama periode Januari - September 2022, EPN telah memasang Rooftop Solar PV mencapai 5,2 MWp dan 837 kWp sedang dalam proses instalasi. Perseroan saat ini mengoperasikan satu pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) yaitu PLTM Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah, dan sedang membangun pembangkit listrik tenaga minihidro lainnya yakni PLTM Besai Kemu di Lampung, Sumatra. PLTM Besai Kemu memiliki kapasitas sebesar 7 MW dan diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023.

โ€œSelain itu, Perseroan juga menargetkan beberapa proyek pembangkit listrik tenaga minihidro di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW. Pada bulan Agustus 2022, Perusahaan melalui anak usaha melakukan investasi pada PT Arkora Hydro Tbk (Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%. Arkora saat ini mengoperasikan dua PLTM, yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10 MW di Sulawesi Selatan,โ€ papar Sarah.

Menurut Sarah, Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu berkapasitas 10 MW dan PLTM Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW yang masing-masing diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023 dan 2024. Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 32,8 MW. Perseroan juga berencana melakukan pengembangan proyek energi terbarukan lainnya seperti hydropower, solar PV, geothermal, wind power dan waste-to-energy. Proyek-proyek ini konsisten dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan kompetensi di berbagai potensi energi terbarukan dalam rangka mencapai portofolio bisnis yang berkelanjutan.

Pada tanggal 12 Juli 2022, Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi tentang pembelian kembali saham dengan nilai sebanyak-banyaknya sebesar Rp5 triliun. Selanjutnya pada tanggal 11 Oktober 2022, Perseroan mengumumkan kembali mengenai perpanjangan periode pembelian kembali saham selama 3 (tiga) bulan ke depan

Pilih Halaman: