Ngeri! Trump Naikkan Tarif Impor hingga 40% untuk 14 Negara, Indonesia Kena Segini!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengumumkan tarif baru terhadap barang impor dari 14 negara. Tarif ini akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025. Dalam unggahan...
Gedung Putih menyebut surat ini sebagai bagian awal dari kebijakan tarif “Hari Pembebasan” yang diumumkan Trump sejak April lalu. Tarif tersebut sempat ditangguhkan selama 90 hari. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan masih akan ada lebih banyak surat yang dikirim dalam beberapa hari ke depan.
[caption id="attachment_43292" align="alignnone" width="2560"]
Surat Presiden Donald Trump kepada Presiden Republik Korea. Surat itu diunggah langsung oleh Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.[/caption]
Tarif yang diumumkan pada 7 Juli ini mayoritas masih berada di kisaran tarif awal pada 2 April, meski beberapa negara mengalami penyesuaian. Contohnya, tarif Myanmar turun dari 44% menjadi 40%, dan Kamboja dari 49% ke 36%. Namun tarif untuk Indonesia tetap di 32%.
Tarif ini bersifat menyeluruh dan tidak termasuk bea tambahan khusus untuk produk-produk tertentu. Surat itu juga memperingatkan upaya menghindari tarif melalui transshipment atau pengiriman barang lewat negara ketiga. “Barang yang dikirim untuk menghindari tarif lebih tinggi akan tetap dikenakan tarif tersebut,” tulis Trump.
Trump sendiri dikenal sebagai pendukung kuat kebijakan tarif dan sering menentang kesepakatan perdagangan bebas. Ia menganggap defisit perdagangan sebagai tanda bahwa AS dirugikan oleh mitra dagangnya. Meski begitu, banyak ekonom mempertanyakan anggapan tersebut.
Sejak masa jeda tarif pada April, pemerintah Trump mengklaim akan mencapai 90 kesepakatan dagang dalam 90 hari. Namun hingga kini, AS baru mengumumkan kerangka kerja umum dengan Inggris dan Vietnam serta kesepakatan awal dengan Tiongkok.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...