NINE Beberkan Pembayaran Piutang dan Rencana Pengembangan Bisnis Pasca Akuisisi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) melaporkan perkembangan terbaru terkait pembayaran piutang, pencatatan keuangan, serta rencana pengembangan bisnis setelah proses akuisisi sel...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) melaporkan perkembangan terbaru terkait pembayaran piutang, pencatatan keuangan, serta rencana pengembangan bisnis setelah proses akuisisi selesai.
Sekretaris Perusahaan NINE, Zainal Abidin, menyampaikan PT Integra Kreasitama Solusindo telah melakukan pembayaran piutang senilai Rp1,92 miliar pada Agustus dan September 2025. โPada 27 Agustus 2025 sebesar Rp609 juta, kemudian 11 September 2025 sebesar Rp600,4 juta, serta 25 September 2025 sebesar Rp716,3 juta. Total pembayaran yang diterima Rp1,92 miliar,โ kata Zainal dalam keterbukaan informasi di laman Bursa dikutip Sabtu (27/9/2025).
Selain itu, NINE juga menanggapi soal uang muka operasional Rp44 juta yang tercatat dalam laporan keuangan per 30 Juni 2025. Zainal menegaskan uang muka tersebut sudah tidak ada outstanding sejak 31 Desember 2024, namun terdapat kesalahan pencatatan. โKami akan melakukan penyesuaian pada laporan keuangan 31 Desember 2025,โ ujarnya dalam keterbukan informasi dikutip Sabtu (27/9/2025).
Perseroan sebelumnya berencana menyelesaikan uang muka operasional Rp300 juta untuk pengembangan service point pada semester I 2025, tetapi realisasinya bergeser menunggu rampungnya akuisisi. Zainal menjelaskan, โSudah disepakati pemegang saham lama dan POH sebagai pemegang saham baru untuk menunjuk auditor dan KJPP. Penyesuaian uang muka Rp300 juta akan diselesaikan bersama setelah laporan keuangan diaudit.โ
Rencana pengembangan aplikasi Hospital Information System (HIS) dan aplikasi pendidikan juga mengalami penundaan hingga akuisisi selesai sepenuhnya. Komitmen dan strategi pengembangan kedua aplikasi tersebut akan ditetapkan oleh POH setelah laporan audit selesai.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...