Pastikan Konsumen Tak Dirugikan, Kemendag Pantau Refund Tiket Konser dari Mecimapro
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kementerian Perdagangan terus memantau proses pengembalian dana tiket konser Day6 '3rd World Tour Forever Young' yang diselenggarakan oleh promotor Mecimapro. Pemantauan ini...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kementerian Perdagangan terus memantau proses pengembalian dana tiket konser Day6 '3rd World Tour Forever Young' yang diselenggarakan oleh promotor Mecimapro. Pemantauan ini dilakukan lewat Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) untuk memastikan hak-hak konsumen tetap terlindungi.
Untuk diketahui, Day6 adalah grup band pop rock asal Korea Selatan yang berada di bawah naungan JYP Entertainment. Mereka resmi debut pada 7 September 2015 lewat album mini bertajuk The Day. Hanya dalam satu minggu setelah dirilis, album tersebut langsung menempati posisi ke-2 di Billboard World Album Chart. Band ini terdiri dari empat personel, yaitu Sungjin, Young K, Wonpil, dan Dowoon.
Direktur Jenderal PKTN, Moga Simatupang, menyatakan pemerintah hadir untuk menjamin kepastian hukum bagi konsumen. “Konsumen dipersilakan menyampaikan pengaduan bila mengalami kerugian akibat membeli atau menggunakan barang dan jasa. Kementerian Perdagangan hadir dan berkomitmen memastikan perlindungan konsumen, dalam hal ini, konsumen di bidang jasa hiburan. Terkait hal itu, kami terus memantau progres pengembalian dana tiket konser Day6 '3rd World Tour Forever Young' dari promotor konser Mecimapro,” ujar Moga dalam keterang resmi di Jakarta, Jumat (30/5/2025).
Hingga Selasa, 27 Mei 2025, pengembalian dana baru mencapai 47%. Angka ini mencakup tiket kategori Gray, Green, dan Blue yang telah selesai 100%. Kategori lainnya masih dalam proses dan ditargetkan selesai pada 31 Mei hingga 11 Juni 2025.
Direktur Mecimapro, Fransiska Melani, meminta pengertian dari semua pihak atas keterlambatan ini. “Mecima berkomitmen menyelesaikan pengembalian dana pembeli tiket konser Day6 '3rd World Tour Forever Young'. Hingga Selasa lalu (27/5), progres pengembalian dana telah mencapai 47%. Capaian tersebut meliputi kategori Gray, Green, dan Blue yang telah selesai sepenuhnya dan kategori lainnya akan diselesaikan pada 31 Mei–11 Juni 2025,” jelas Fransiska.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Perkuat Daya Saing UMKM, Bank BRI Sukses Bawa Tenun Troso KAINRATU Tembus Pasar...
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...