Pengendali Lepas 1,81% Kepemilikan Saham NICK, Kantongi Cuan Segini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indovest Central (ICL), pemegang saham pengendali PT Charnic Capital Tbk (NICK) menjual sebanyak 11.810.400 unit (1,81%) sahamnya di emiten pengelolaan dan penyewaan ged...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indovest Central (ICL), pemegang saham pengendali PT Charnic Capital Tbk (NICK) menjual sebanyak 11.810.400 unit (1,81%) sahamnya di emiten pengelolaan dan penyewaan gedung perkantoran dan investasi ini. Penjualan saham NICK dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Anton Santoso, Direktur Indovest Central dalam keterangan, Jumat 19 September 2025 menjelaskan, penjualan saham emiten pengelolaan dan penyewaan gedung perkantoran itu dilakukan tanggal 18 September 2025. Harga jual NICK Rp1.564 per lembar sehingga Indovest Central mengantongi dana Rp18,47 miliar.
“Tujuan penjualan adalah alokasi investasi langsung saham NICK,” tulis Anton dalam keterangannya. Pasca transaksi tersebut, jelas Anton, kepemilikan Indovest Central (ICL), atas saham NICK turun menjadi 380.919.300. unit (58,50%) saham dari sebelumnya sebesar 392.729.700 unit atau 60,31% saham.
NICK mencatat kinerja keuangan positif pada semester I 2025. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih Rp68,25 miliar pada enam bulan pertama 2025. Di periode yang sama tahun 2024, NICK masih menderita rugi bersih Rp7,97 miliar
Pada perdagangan sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 19 September 2025, saham NICK naik 4,73% menjadi Rp1.440 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp1.375per unit. Jika dibandingkan antara harga 1 September 2025 di Rp1.405 terhadap harga hari ini, saham emiten penyewaaan gedung perkantoran dan investasi ini telah naik sebesar 2,48%.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...