STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bisnis Bersama Berkah dan PT Triple Berkah Bersama (Triple B) berencana mengambil-alih sebanyak 45% saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) yang dimiliki oleh Richie Adrian Hartanto S dan PT Interra Djaya Karya, keduanya merupakan pemegang saham mayoritas Perseroan.
Direksi MEJA dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, dikutip Jumat (19/9/2025), mengemukakan, pasca penyelesaian transaksi akuisisi saham tersebut, Bisnis Bersama Berkah dan PT Triple Berkah Bersama (Triple B) akan menjadi pemegang saham pengendali baru MEJA.
Menurut Direksi MEJA, tujuan akuisisi tersebut adalah untuk mendukung investasi, pengembangan, serta ekspansi bisnis grup investor yang berada di balik para pembeli.
Perlu diketahui, Triple B yang akan menjadi pemegang mayoritas saham MEJA adalah perusahaan investasi, holding/induk, sekaligus konsultan keuangan dan manajemen. Perseroan ini berbasis di Plaza Sovereign, TB Simatupang, Jakarta Selatan, dan aktif dalam menyediakan layanan advisory di bidang investasi.
Direksi MEJA menegaskan bahwa rencana pengambilalihan atau akuisisi saham tersebut akan dilakukan secara langsung antara Para Pembeli dengan Para Penjual. “Saat ini para pihak tengah melakukan diskusi dan negosiasi perihal nilai final pengambil-alihan dan waktu penyelesaian transaksi,” kata Direksi MEJA.
Menurut Direksi MEjA, setelah akuisisi tersebut rampung, maka Triple B selaku pengendali baru wajib melaksanakan tender offer sesuai ketentuan POJK No. 9/2018. Seluruh proses akan mengikuti peraturan pasar modal yang berlaku.
Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis 18 September 2025, saham MEJA ditutup naik 9,41% menjadi Rp93 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya di level Rp85 per unit.
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) atau Interra merupakan produsen furnitur yang memulai usahanya dari sebuah workshop di Sawangan, Jawa Barat, pada 2012. Perusahaan ini menyediakan berbagai macam furnitur untuk gedung pemerintahan, kantor perusahaan, dan fasilitas umum. Perusahaan ini berfokus pada tiga segmen bisnis: konsultasi desain, konstruksi interior, dan manufaktur furnitur. (konrad)
