Permodalan Kuat, PEFINDO Tetapkan Peringkat idA untuk Bank Sulteng dan Bankaltimtara dengan Prospek Stabil
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PEFINDO menetapkan peringkat idA dengan prospek stabil untuk PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng atau Bank). Demikian tulis tim analis PEFINDO, Selasa (1...
Pada 30 September 2025, 30,64% saham Bank Sulteng dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, 43,35% oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dan 26% oleh PT Mega Corpora.
Selain itu, PEFINDO juga memberikan peringkat idA dengan prospek stabil kepada PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara).
Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive Bankaltimtara di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, tingkat permodalan yang sangat kuat, serta profil likuiditas yang kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh kualitas aset yang lemah dan kompetisi yang ketat di segmen pinjaman produktif.
Peringkat dapat dinaikkan jika Bankaltimtara dapat memperbaiki profil keuangan secara substansial dan konsisten, terutama di aspek kualitas aset, dengan tetap mempertahankan posisi bisnisnya. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika profil bisnis menurun secara substansial.
Bankaltimtara didirikan pada tahun 1965 sebagai bank pembangunan daerah (BPD), memfokuskan layanan perbankannya di provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)