PTBA Buka Peluang Buyback Saham Tahun Ini, Tapi Masih Dikaji
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membuka peluang untuk melakukan aksi buyback saham tahun ini. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian internal perusahaan. Corporate Secret...
PTBA baru saja menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp3,8 triliun untuk tahun buku 2024. Jumlah ini setara dengan 75% dari laba bersih perusahaan tahun lalu yang mencapai Rp5,1 triliun.
โPembayaran dividen akan dilakukan paling lambat 30 hari setelah RUPST,โ kata Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, dalam keterangan persnya di Jakarta.
Sisa 25% laba bersih atau sekitar Rp1,275 triliun akan dimasukkan sebagai saldo laba belum dicadangkan.
Selain dividen, PTBA juga menaikkan anggaran belanja modal secara signifikan pada 2025. Total capex tahun ini mencapai Rp7,2 triliun. Angka ini melonjak jauh dibanding tahun lalu yang hanya sekitar Rp2,3 triliun.
Niko menjelaskan peningkatan anggaran ini digunakan untuk mendukung berbagai program pengembangan perusahaan. Salah satu proyek prioritas adalah peningkatan kapasitas jalur angkutan batu bara Tanjung EnimโKeramasan (T.E. Ramasan).
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%