PTBA Buka Peluang Buyback Saham Tahun Ini, Tapi Masih Dikaji
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membuka peluang untuk melakukan aksi buyback saham tahun ini. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian internal perusahaan. Corporate Secret...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membuka peluang untuk melakukan aksi buyback saham tahun ini. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian internal perusahaan.
Corporate Secretary PTBA, Niko Chandra, mengatakan perusahaan masih mempertimbangkan sejumlah hal sebelum memutuskan buyback. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi keuangan perseroan.
"Untuk buyback masih dikaji, karena tadi memastikan juga kondisi cashflow yang kita punya, kebutuhan pendanaan dan sebagainya, jadi kita masih kaji," ujar Niko di Jakarta, Kamis, (12/6/2025).
Menurut Niko, rencana ini juga berkaitan erat dengan pembayaran dividen dan kebutuhan pembiayaan proyek perusahaan ke depan. Kajian masih terus dilakukan untuk melihat apakah aksi tersebut memungkinkan secara finansial.
"Kajian masih dikaji sih, karena kita harus memperhatikan kita punya cashflow ya, termasuk pasca kita mau bayar dividen, kemudian juga kebutuhan untuk financing, jadi mesti dilihat dulu sih," jelasnya.
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%