3 Saham Ini Dicurigai Naik Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Hati-hati!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar peng...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar pengawasan kali ini adalah PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa pengumuman UMA dilakukan dalam rangka perlindungan bagi investor.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," kata Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (29/7/2025).
Saham BUVA dinilai menunjukkan lonjakan harga yang tidak biasa. Informasi terakhir yang disampaikan emiten ini adalah soal perubahan internal audit yang dipublikasikan pada 25 Juli 2025.
BUVA juga pernah masuk daftar UMA pada 12 Februari 2025. Saat ini, BEI mengaku sedang mencermati pola transaksi saham tersebut secara intensif.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten