3 Saham Ini Dicurigai Naik Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Hati-hati!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar peng...
Hal serupa juga terjadi pada saham BIPI. BEI menilai ada indikasi pola transaksi yang tidak wajar. Terakhir, perusahaan ini menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 10 Juli 2025. Saham BIPI juga pernah masuk pengumuman UMA sebelumnya, yakni pada 25 April 2025.
Sementara itu, saham BBHI turut masuk dalam daftar saham dengan aktivitas tidak biasa karena mengalami lonjakan harga yang signifikan. Informasi terakhir dari perusahaan ini dirilis pada 14 Juli 2025 terkait penjelasan atas volatilitas transaksi.
Terkait temuan ini, BEI meminta investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Investor diminta untuk memperhatikan jawaban resmi dari perusahaan terhadap permintaan konfirmasi dari BEI. Selain itu, penting juga untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi dari emiten tersebut.
BEI juga mengimbau investor untuk mengkaji kembali rencana corporate action yang belum disetujui RUPS serta mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan sebelum membeli saham-saham tersebut.
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten