3 Saham Ini Dicurigai Naik Tak Wajar, BEI Ingatkan Investor Hati-hati!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar peng...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis peringatan terkait pergerakan saham yang dianggap tidak biasa alias Unusual Market Activity (UMA). Tiga saham yang masuk radar pengawasan kali ini adalah PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa pengumuman UMA dilakukan dalam rangka perlindungan bagi investor.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," kata Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (29/7/2025).
Saham BUVA dinilai menunjukkan lonjakan harga yang tidak biasa. Informasi terakhir yang disampaikan emiten ini adalah soal perubahan internal audit yang dipublikasikan pada 25 Juli 2025.
BUVA juga pernah masuk daftar UMA pada 12 Februari 2025. Saat ini, BEI mengaku sedang mencermati pola transaksi saham tersebut secara intensif.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten