Aturan Free Float 15% Berlaku Bertahap, Emiten Baru Langsung Wajib
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self Regulatory Organization (SRO) bakal menaikkan batas minimum saham publik atau free float menjadi 15%. Angka ini meningkat dua kali l...
Emiten memiliki banyak pilihan untuk menaikkan porsi saham publiknya. Perusahaan tercatat dapat melakukan aksi korporasi seperti rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Selain itu, skema Non-HMETD, program saham untuk karyawan (ESOP), maupun manajemen (EMSOP) juga bisa menjadi opsi. Pemegang saham pengendali juga dapat melakukan penawaran umum atau divestasi.
Proses konversi kepemilikan dari bentuk skrip ke skripless atau dematerialisasi turut mendukung peningkatan free float. OJK memastikan aturan teknis mengenai masa transisi akan segera terbit dalam waktu dekat.
Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan sekaligus Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI menegaskan hal senada. Aturan ini akan berlaku untuk seluruh saham melalui revisi Peraturan Pencatatan 1-A.
Perusahaan yang saat ini sudah masuk dalam daftar tunggu atau pipeline IPO juga harus bersiap. Mereka diminta menyesuaikan porsi saham publik sesuai ketentuan baru sebelum resmi melantai di bursa.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026