BCA Rombak Manajemen: Hendra Lembong Jadi Bos Baru Gantikan Jahja Setiaatmadja
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Keputusan ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digel...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Keputusan ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu (12/3/2025).
Djohan Emir Setijoso mengundurkan diri dari jabatan Presiden Komisaris, efektif 1 Juni 2025. Sementara itu, Jahja Setiaatmadja akan melepas jabatan sebagai Presiden Direktur setelah penggantinya resmi menjabat.
Jahja Setiaatmadja kemudian ditunjuk sebagai Presiden Komisaris BCA. Penunjukan ini akan berlaku setelah pengunduran diri Djohan Emir Setijoso efektif, serta setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai pengganti Jahja Setiaatmadja, BCA mengangkat Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur. Jabatan ini akan efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK dan setelah Jahja Setiaatmadja resmi menjadi Presiden Komisaris.
Selain itu, John Kosasih ditunjuk sebagai Wakil Presiden Direktur BCA. Pengangkatannya juga bergantung pada persetujuan OJK serta efektivitas jabatan Presiden Direktur yang baru.
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...