Belum Sempat Temui MSCI, Iman Rachman Mendadak Mundur dari Kursi Dirut BEI! Ini Misi Penyelamatan Pasar Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Sebuah misi penting seharusnya dijalankan oleh Iman Rachman pada Senin pekan depan. Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memikul tugas besar dari Otoritas Jas...

Belum Sempat Temui MSCI, Iman Rachman Mendadak Mundur dari Kursi Dirut BEI! Ini Misi Penyelamatan Pasar Modal
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Sebuah misi penting seharusnya dijalankan oleh Iman Rachman pada Senin pekan depan. Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memikul tugas besar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia dijadwalkan menemui pihak Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Tujuannya sangat krusial bagi masa depan investasi di tanah air. Iman harus mengonfirmasi berbagai penyesuaian mekanisme pasar yang telah dilakukan BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Langkah ini menyusul laporan MSCI pada Rabu (28/1/2026) WIB yang menyoroti masalah transparansi.

MSCI bahkan melontarkan ancaman serius. Mereka berencana menurunkan status pasar modal Indonesia. Status Indonesia terancam turun dari Emerging Market (Pasar Berkembang) menjadi Frontier Market (Pasar Perintis).

Kabar tersebut langsung memukul telak pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat. Akibatnya, perdagangan harus dihentikan sementara atau trading halt selama dua hari berturut-turut pada 28โ€“29 Januari 2026. Dalam waktu singkat, IHSG anjlok tajam sekitar 8%.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, sempat menjelaskan urgensi tugas Iman tersebut. Iman ditugaskan menindaklanjuti proposal penyesuaian perhitungan free float. Hal ini mencakup pengecualian investor kategori corporate dan lainnya. Selain itu, publikasi kepemilikan saham di atas dan di bawah 5% juga menjadi poin utama.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: