Investor Wajib Tahu! BEI Beberkan Lima Penyebab Utama IHSG Rontok Parah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengalami tekanan berat dan mencatatkan penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hing...

Investor Wajib Tahu! BEI Beberkan Lima Penyebab Utama IHSG Rontok Parah
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengalami tekanan berat dan mencatatkan penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Hingga 28 Februari 2025, IHSG telah anjlok sedalam 11,43% secara year-to-date (ytd) menuju level 6.270,6. Ini merupakan titik terendah sejak 30 September 2021. Sepanjang Februari 2025 saja, IHSG sudah terjun bebas sejauh 11,8%. Adapun selama pekan lalu, IHSG mengalami kejatuhan sebesar 7,83%.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan tekanan jual dari investor asing menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pelemahan IHSG. Dari awal tahun hingga 28 Februari 2025, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp21,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp18,9 triliun di antaranya terjadi sepanjang Februari.

Menurut Iman, terdapat berbagai faktor yang memicu aksi jual dan penurunan IHSG, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satunya adalah ketidakpastian global yang meningkat akibat perang tarif antara Amerika Serikat dan negara mitra dagangnya.

"Banyak indeks global ikut terpukul akibat ketidakpastian ekonomi dunia," ujarnya, di Jakarta, Senin (3/3/2025).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: