Bos Lancartama Sejati Jual 750 Ribu Saham TAMA, Kepemilikan Menyusut
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemegang saham tidak langsung PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), Verah Wahyudi S Wong, melakukan divestasi sebanyak 750 ribu saham Perseroan melalui Bursa Efek Indonesaia (BEI) pada tanggal 4 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, transaksi dilakukan pada harga Rp251 per saham.
Dengan transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Verah Wahyudi S Wong berkurang dari 116,23 juta saham atau setara 9,68% menjadi 115,48 juta saham atau 9,62% dari total saham yang ditempatkan dan disetor Perseroan.
Dokumen pelaporan mencatat transaksi tersebut merupakan penjualan dengan tujuan divestasi. Status kepemilikan saham tercatat sebagai kepemilikan tidak langsung.
Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp188,25 juta, berdasarkan penjualan 750 ribu saham pada harga Rp251 per saham.
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...