Bursa Asia Bervariasi: Saham Teknologi Bikin Nikkei dan Kospi Terbang, China Anjlok
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak variatif pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan memimpin penguatan. Kenai...
Kondisi serupa terjadi di bursa Asia Tenggara. Indeks SETI Thailand naik 0,82% ke level 1.621,55. Indeks STI Singapura juga merangkak naik 0,65% ke posisi 5.469,29.
Namun, tidak semua bursa berakhir di zona hijau. Pasar saham China mengalami tekanan cukup dalam. Indeks Shanghai turun 1% ke level 3.996,162. Penurunan lebih tajam terjadi pada indeks Shenzhen yang anjlok 2,29% menjadi 15.046,67.
Indeks Taiwan melemah 0,83% ke level 45.354,61. Indeks NZX 50 di Selandia Baru juga terkoreksi 0,65% ke posisi 13.695,81. Sementara itu, indeks HSI Hong Kong dan bursa Malaysia terpantau tidak mengalami perubahan atau stagnan.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...