Bursa Asia Bervariasi: Saham Teknologi Bikin Nikkei dan Kospi Terbang, China Anjlok
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak variatif pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan memimpin penguatan. Kenai...
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak variatif pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan memimpin penguatan. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga saham-saham di sektor teknologi.
Mengutip CNBC, bursa Jepang dan Korea Selatan mencatatkan kenaikan signifikan. Nikkei 225 ditutup menguat 1,2% ke level 68.557,73. Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan bertambah 2,5% menjadi 7.475,94.
Lonjakan tajam sempat terjadi pada awal sesi perdagangan di Korea Selatan. Korea Exchange mengaktifkan kebijakan buy-side sidecar pada indeks Kospi. Langkah ini diambil setelah kontrak berjangka Kospi 200 melonjak lebih dari 5%.
Kebijakan tersebut membuat perdagangan program terhenti sementara selama lima menit. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar. Pergerakan harga yang terlalu cepat memicu aktivasi sistem pengaman tersebut.
CNBC melaporkan, bursa Australia juga mencatatkan kinerja positif. Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 0,5% dan berakhir di level 8.806. Di India, indeks Nifty 50 menguat 1,02% ke posisi 24.206,9.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...