Bursa Eropa Melemah, Saham Otomotif Terpuruk!
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa Saham Eropa ditutup melemah pada sesi perdagangan terakhir bulan September di hari Senin (30/9/2024) waktu setempat. Mengutip CNBC International, Indeks regional Stoxx...
Sementara itu, inflasi di Jerman turun menjadi 1,8% pada September, lebih rendah dari 2% pada Agustus. Penurunan ini memberi harapan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Sebelumnya, inflasi di Prancis dan Spanyol juga mencatat angka di bawah target ECB, yaitu 2%.
Di Inggris, sektor properti justru menunjukkan kinerja yang positif. Harga rumah naik 3,2% secara tahunan di bulan September, lebih tinggi dari perkiraan 2,7%. Ini merupakan kenaikan tercepat dalam dua tahun terakhir.
Pasar saham di Asia-Pasifik menunjukkan hasil yang kontras. Saham di Tiongkok melonjak lebih dari 8%, sementara indeks Nikkei 225 Jepang justru terjun hampir 5%. Pergerakan ini dipicu oleh rilis data ekonomi kunci, termasuk PMI Tiongkok yang menunjukkan angka 49,8—sedikit lebih baik dari perkiraan 49,5, meski masih berada di zona kontraksi.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...