Bursa Saham Asia-Pasifik Ditutup Bervariasi: Nikkei Menguat, Kospi Turun
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (19/6/2026). Pergerakan pasar ini terjadi saat investor sedang menilai ketahanan kesepakatan...
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (19/6/2026). Pergerakan pasar ini terjadi saat investor sedang menilai ketahanan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,28% ke posisi 71.250,06. Angka ini dicapai setelah indeks menyentuh rekor tertinggi pada hari Kamis sebelumnya. Namun, indeks Topix justru melemah 0,57% dan berakhir di level 4.044,96.
Bursa Korea Selatan juga mengalami tekanan. Indeks Kospi turun 0,13% ke posisi 9.052,42. Indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil merosot lebih dalam sebesar 3,43%.
Saham raksasa teknologi Samsung Electronics berbalik arah dari penguatan awal dan jatuh 2,34%. Di sisi lain, saham SK Hynix berhasil menguat 2,94%.
Bursa Australia mencatatkan pelemahan pada hari ini. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,92% dan berakhir di posisi 8.828,7.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...