Dua Saham Ini Naik Tak Wajar, BEI Keluarkan Peringatan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada dua saham. Saham yang masuk dalam pengawasan i...
Sementara itu, untuk HBAT, pengumuman UMA disampaikan setelah harga saham mengalami peningkatan signifikan. Terakhir, perusahaan menyampaikan laporan keuangan interim yang tidak diaudit pada 25 Juli 2025.
Menanggapi fenomena ini, BEI meminta investor agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Ada empat hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, investor diimbau memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Kedua, mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasi yang disampaikan ke publik.
Ketiga, mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dan keempat, mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko yang bisa terjadi di kemudian hari.
Harga Saham
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah