Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga Kerja AS
Harga Emas Dunia (Sumber Foto: iStock)
Bacakan Artikel

Harga energi yang tinggi biasanya memperkuat dugaan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama demi melawan inflasi. Kondisi tersebut sering kali menekan harga emas karena logam mulia merupakan aset yang tidak menghasilkan bunga.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh pernyataan Presiden Fed New York, John Williams. Pada Senin lalu, Williams mengaku optimistis tekanan inflasi berada di jalur yang tepat untuk mereda secara bertahap. Namun, ia menegaskan bank sentral tidak akan ragu menaikkan suku bunga jika inflasi tidak kunjung turun.

Saat ini, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sebesar 61% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan September mendatang. Prediksi ini muncul setelah para petinggi The Fed sempat berbeda pendapat pada pertemuan kebijakan sebelumnya.

Kini, perhatian pasar tertuju pada serangkaian laporan lapangan kerja di AS yang akan dirilis minggu ini. Data tersebut mencakup laporan ketenagakerjaan ADP pada Rabu serta data nonfarm payrolls pada Jumat mendatang.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: