Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga minyak dunia merosot pada perdagangan di Asia hari Senin (3/8/2026). Penurunan tajam ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana serangan militer ke Iran. Investor kini mulai mengurangi premi risiko geopolitik di pasar global.
Mengutip CNBC, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September anjlok 4,5% ke level USD 80,89 per barel. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober juga turun 4,4% dan berakhir di posisi USD 84,10 per barel.
Keputusan pembatalan serangan ini disampaikan Trump pada Minggu pagi waktu setempat. Ia mengaku menerima permintaan dari pihak Teheran dan beberapa negara di Timur Tengah. Permintaan tersebut berkaitan dengan adanya kesepakatan yang mulai disetujui kedua belah pihak.
“Kami baru saja diminta oleh Iran, dan Negara-negara Timur Tengah lainnya, untuk menahan serangan apa pun karena batas-batas kesepakatan telah disetujui,” tulis Donald Trump melalui unggahan di akun Truth Social miliknya.
Trump menjelaskan usulan kesepakatan tersebut mencakup poin-poin yang sangat penting. Salah satunya pembukaan Selat Hormuz secara total, lengkap, dan segera.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026