IHSG Cenderung Melemah, Nasihat CGS International Sekuritas Indonesia: ‘Beli’ 6 Saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak bervariasi cenderung melemah pada perdagangan saham Senin (13/5/2024). Laju IHSG dipr...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak bervariasi cenderung melemah pada perdagangan saham Senin (13/5/2024). Laju IHSG diprediksi bakal berada pada kisaran support 7045/7000 dan resist 7135/7180. Hal itu disampaikan oleh Tim Retail Research, CGS International Sekuritas Indonesia, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini.
Menurut Tim Retail Research, CGS International Sekuritas Indonesia, menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan rencana pembagian dividen oleh beberapa emiten diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu, terkoreksinya mayoritas harga komoditas serta masih besarnya aksi net sell investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan.
Pada penutupan perdagangan Rabu (8/5/2024), IHSG berakhir di zona merah dengan pelemahan 34,817 poin atau turun 0,49% menjadi 7.088,795, dari penutupan Selasa (07/5/2024) di posisi 7.123,612.
Aksi profit taking lanjutan atas harga saham 367 dari 779 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Rabu (08/5/2024) menekan IHSG ke zona merah di bawah level 7.100. IHSG hari itu sempat mencapai level tertinggi harian di 7.164,308 dan terendah di 7.071,345.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7045/7000 dan resist 7135/7180,” terang Tim Retail Research, CGS International Sekuritas Indonesia.
Untuk perdagangan hari ini, Tim Retail Research, CGS International Sekuritas Indonesia, merekomendasikan deretan saham berikut:
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...