Investor Wajib Tahu! BEI Beberkan Lima Penyebab Utama IHSG Rontok Parah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengalami tekanan berat dan mencatatkan penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hing...
Iman lantas membeberkan lima faktor utama yang menjadi penyebab utama longsornya IHSG dalam sebulan terakhir:
1.Perang Tarif antara Amerika Serikat dengan Negara-Negara Mitra Dagangnya yang Terus Memanas. Perkembangan terakhir menunjukan, Trump mengenakan tarif impor senilai 25% bagi Kanada dan Meksiko efektif mulai 4 Maret 2025 waktu setempat. Terdapat pula pemberlakukan tarif bagi negara uni Eropa (UE) sebesar 25% dan kenaikan tarif tambahan atas barang impor China hingga 20%.
2.Arah Kebijakan The Fed yang Masih Cenderung Bersifat โHigher for Longerโ. Sinyal kebijakan suku bunga the fedyang cenderung ketat mendorong investor mencari aset yang bersifat safe heaven dan memicu keluarnya dana asing dari pasar saham Indonesia.
3.Pemangkasan Rating Saham RI oleh Morgan Stanley dari Equalweight Menjadi Underweight. Pemangkasan tersebut di dasarkan pada prospek pertumbuhan ekonomi domestik RI yang melemah serta meningkatnya tekanan terhadap profitabilitas sektor siklikal.
4.Pelemahan Rupiah Terus Berlanjut. Rupiah berdasarkan kurs Bloomberg pada Jumat 28 Februari 2025 berada pada level Rp16.580 per US$, terdepresiasi sebesar 2,88% (ytd). Rupiah mencatatkan level terendah sejak April 2020.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)