Kabar Gembira! BEI Akhirnya Buka Kembali Suspensi Saham Tiga Emiten Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kabar baik bagi para investor! Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham tiga emiten yang sempat dihentikan. Mulai sesi pertama hari ini, Rabu 6 November 2...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kabar baik bagi para investor! Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham tiga emiten yang sempat dihentikan. Mulai sesi pertama hari ini, Rabu 6 November 2024, investor bisa kembali melakukan transaksi saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK). Selain itu, investor juga bisa mentransaksikan kembali Waran Seri I Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK-W) di seluruh pasar.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyatakan keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam. “Berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham JSPT, KONI dan PACK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 6 November 2024,” ujarnya dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (6/11/2024).
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham ketiga emiten tersebut lantaran terjadi lonjakan harga yang signifikan. Saham JSPT dihentikan perdagangannya sejak 14 Oktober 2024 karena kenaikan harga yang tajam. BEI ingin melindungi investor dari risiko yang mungkin terjadi.
Saham KONI juga terkena suspensi pada 5 November 2024. Langkah ini diambil agar pelaku pasar bisa mempertimbangkan kembali keputusan investasi mereka. Adapun saham PACK dan waran seri I PACK-W dihentikan perdagangannya pada 5 November 2024 lantaran kenaikan harga yang cukup tajam.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...