Laba Argo Pantes Turun 36,4% per September 2024, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Argo Pantes Tbk (ARGO) membukukan laba bersih tahun berjalan Rp5,73 miliar (Rp3,44 per saham) per September 2024. Hasil ini turun 36,4% dibandingkan laba bersih tahun ber...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Argo Pantes Tbk (ARGO) membukukan laba bersih tahun berjalan Rp5,73 miliar (Rp3,44 per saham) per September 2024. Hasil ini turun 36,4% dibandingkan laba bersih tahun berjalan Rp9,01 miliar (Rp26,85 per saham) per September 2023.
Menurut laporan keuangan ARGO per September 2024 yang dipublikasikan di lama BEI, Senin (21/10/2024), penurunan laba bersih ini terjadi di tengah peningkatan pendapatan bersih ARGO sebesar 59,7% dari Rp49,88 miliar menjadi Rp79,66 miliar.
Seiring pendapatan, beban pokok juga meningkat 29,2% dari Rp42,29 miliar menjadi Rp54,63 miliar. Meski begitu, laba kotor ARGO tetap tumbuh sebesar 229,8% dari Rp7,59 miliar per September 2023 menjadi Rp25,03 miliar per September 2024.
Laba usaha emiten produsen tekstil beraset Rp1,08 triliun per 30 September 2024 ini meningkat sebesar 1.020,11%, dari Rp952,97 juta per September 2024 menjadi Rp10,77 miliar per September 2024.
Akan tetapi ARGO mencatat rugi selisih kurs sebesar Rp5,31 miliar per September 2024. Padahal pada periode yang sama tahun 2023, ARGO mencatat laba selisih kurs Rp26,40 miliar. Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak ARGO terpangkas sekitar 25% dari Rp7,63 miliar per September 2023 menjadi Rp5,73 miliar per September 2024. (yan)
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...