Libur Natal dan Tahun Baru, BCA Siapkan Uang Tunai Rp37 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan uang tunai sebesar Rp37,6 triliun selama periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Angka ini meningkat 8% dibandingkan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan uang tunai sebesar Rp37,6 triliun selama periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Angka ini meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, uang tunai sejumlah di atas disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan tarikan nasabah di mesin ATM saat libur Nataru.
“Kami mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia. Khususnya dalam mengakselerasi program vaksinasi, sehingga aktivitas masyarakat mulai menunjukkan pemulihan seiring peningkatan mobilitas. BCA sebagai bagian dari perbankan nasional berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan secara optimal kepada nasabah di Tanah Air selama periode l libur Nataru, baik secara online maupun offline. Selain itu, BCA juga menghadirkan BCA Year End Salebration 2022 yang dapat dimanfaatkan untuk berburu diskon akhir tahun,” ujar Jahja, ditulis Kamis (29/12/2022).
Jahja mengemukakan, selama periode libur Nataru kantor cabang BCA tetap beroperasi secara normal. BCA lanjut dia, terus mendorong layanan berkonsep hybrid, baik secara online maupun offline.
“Nasabah tetap dapat melakukan transaksi#BankingFromAnywhere yang aman dan nyaman melalui layanan digital BCA, seperti BCA mobile, myBCA dan Klik BCA. Bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi setoran tunai, dapat bertransaksi di kantor cabang pada hari kerja atau menggunakan ATM Setor-Tarik BCA yang siap 24 jam,” imbuhnya.
- OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026, Atur Pelaporan Transaksi Pinjaman Daring...
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas K...
- Jumlah Pemegang Saham BUKA Turun 1.033 Akun pada Juli 2026, Free Float Ikut Meny...
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Krom Bank (BBSI) Salurkan Fasilitas Kredit ke Pandai Gadai, Perluas Akses Pembia...
- OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026, Atur Pelaporan Transaksi Pinjaman Daring...
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...