Pasar Eropa Tersungkur, Saham ASML Anjlok 15%! Ada Apa?
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa Saham Eropa ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari Selasa (15/10/2024) waktu setempat. Ini dipicu oleh tekanan kuat akibat turunnya harga minyak dan saham tekno...
Namun, tidak semua sektor mengalami penurunan. Sektor media naik 1,46%, sementara sektor telekomunikasi melonjak 1,97%. Kenaikan sektor telekomunikasi dipimpin oleh Ericsson, perusahaan asal Swedia, yang sahamnya melonjak 10,8%. Walaupun pendapatan mereka turun 4% dibandingkan tahun lalu, perusahaan ini berhasil mengalahkan ekspektasi pasar.
Selain itu, Bellway, pengembang properti asal Inggris, juga mengalami kenaikan saham hingga 8,3% setelah melaporkan hasil keuangan yang optimis. Perusahaan ini memproyeksikan peningkatan signifikan dalam volume penjualan pada tahun keuangan mendatang, seiring membaiknya kondisi perdagangan.
Selain itu, Kantor Statistik Inggris merilis data yang menunjukkan kenaikan rata-rata upah tanpa bonus sebesar 4,9% dari tahun ke tahun untuk periode Juni hingga Agustus. Meski sedikit melambat dibandingkan periode sebelumnya, angka ini sesuai dengan perkiraan para ekonom.
Melihat kondisi pasar yang terus bergejolak, investor disarankan untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan terkini, terutama menjelang keputusan suku bunga oleh Bank of England yang diprediksi akan berdampak signifikan pada pergerakan pasar.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...