Patok Harga Rp180-Rp230, Intip Profil dan Rencana Bisnis Medela Potentia Usai IPO
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada akhir Maret 2025. Berdasarkan prospektus perusahaan ya...
Sekitar 10% dana akan dialokasikan ke PT Dos Ni Roha Medika (PT DMM) sebagai setoran modal. Dana ini akan digunakan untuk mempercepat pelunasan utang pokok dari fasilitas kredit investasi di BCA. Selain itu, dana juga akan dipakai untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku, bahan kemasan, dan biaya operasional lainnya.
Sisa dana akan disalurkan ke PT KITA dalam bentuk setoran modal. Dana ini akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pengembangan berbagai inisiatif bisnis seperti menambah mitra apotek dan mengembangkan platform GoApotik.
Selain IPO, Medela Potentia juga menggelar dua program khusus. Pertama, Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA), yang menyediakan hingga 2,97 juta saham atau 0,085% dari total saham yang ditawarkan. Kedua, Program Management Incentive Plan (MIP), yang menerbitkan 12,82 juta saham baru. Saham dari Program MIP akan didistribusikan paling lambat satu hari sebelum pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.
Saham baru yang diterbitkan dalam IPO, ESA, dan MIP memiliki hak yang sama dengan saham lainnya yang telah disetor penuh. Ketentuan ini sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023.
Untuk memuluskan IPO saham ini, MDLA telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan kesanggupan penuh (full commitment).
Medela Potentia: Perjalanan Bisnis dan Ekspansi di Sektor Kesehatan
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas