Saham Melonjak Liar hingga Disuspensi, Bakrie & Brothers Buka Suara
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pergerakan harga sahamnya yang fluktuatif belakangan ini. Penjelasan tersebut terungkap dalam...
Penghentian perdagangan dilakukan di dua pasar sekaligus. Suspensi ini berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Pada perdagangan Senin, 15 Desember 2025, saham BNBR mencatatkan penguatan. Harga terakhir berada di Rp 116 per saham. Saham ini naik Rp 10 atau 9,43% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 106 pada 12 Desember 2025.
BNBR dibuka di Rp 116 dan bertahan di level tersebut hingga penutupan. Harga tertinggi dan terendah tercatat sama di Rp 116. Volume transaksi sangat besar, mencapai 615.821.000 saham.
Harga tertinggi tahun berjalan tercapai di Rp 116 pada 15 Desember 2025. Harga terendah tahun berjalan berada di Rp 26 pada 10 Juli 2025. Dalam 52 minggu terakhir, harga BNBR bergerak di kisaran Rp 25 hingga Rp 116. Kapitalisasi pasar BNBR tercatat sebesar Rp 20.116.352.571.044.
Manajemen BNBR menegaskan pemicu utama pergerakan harga saham tersebut berasal dari sentimen aksi korporasi. Perseroan baru saja menyelesaikan proses akuisisi 100% saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran