Saham Melonjak Liar hingga Disuspensi, Bakrie & Brothers Buka Suara
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pergerakan harga sahamnya yang fluktuatif belakangan ini. Penjelasan tersebut terungkap dalam...
โTanggal 28 November 2025, Perseroan telah merampungkan proses Akusisi 100% saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (โCCTโ),โ tulis manajemen dalam materi paparannya.
Perseroan juga telah menyampaikan keterbukaan informasi fakta material kepada publik pada tanggal penyelesaian transaksi tersebut. Akuisisi ini dinilai memiliki nilai strategis tinggi bagi portofolio bisnis perusahaan.
Manajemen memaparkan potensi pendapatan yang menjanjikan dari aset baru ini. Masa konsesi jalan tol tersebut berlaku selama 45 tahun. Ruas ini telah beroperasi penuh sejak Juli 2024. Volume lalu lintas harian rata-rata tercatat mencapai 42.760 kendaraan per November 2025. Angka ini lebih tinggi 3,38% dibandingkan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Pendapatan harian dari tol ini juga melampaui ekspektasi. Rata-rata pendapatan tercatat sebesar Rp 2,3 miliar per hari. Capaian ini lebih tinggi 4,87% dari target yang ditetapkan.
Selain membahas akuisisi, perseroan melaporkan kinerja keuangan terkini. Pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 2,654 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2025. Angka ini sedikit menurun 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,723 triliun.
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026