Saham Melonjak Liar hingga Disuspensi, Bakrie & Brothers Buka Suara
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pergerakan harga sahamnya yang fluktuatif belakangan ini. Penjelasan tersebut terungkap dalam...
Kendati pendapatan turun tipis, BNBR tetap mencatatkan keuntungan. Laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 11,7 miliar. Sementara itu, EBITDA perusahaan tetap positif di angka Rp 100 miliar.
Total aset perseroan tercatat relatif stabil di angka Rp 7,20 triliun per September 2025. Ekuitas perusahaan mengalami peningkatan menjadi Rp 4,16 triliun. Kenaikan ekuitas ini merupakan dampak dari selisih transaksi dengan pihak non-pengendali.
BNBR kini terus memacu strategi pertumbuhan di berbagai unit usaha. Fokus bisnis mencakup sektor manufaktur melalui anak usaha seperti Bakrie Autoparts dan VKTR yang bergerak di kendaraan listrik. Sektor infrastruktur juga terus dikembangkan melalui Bakrie Indo Infrastructure dan Helio Synar Energi untuk pembangkit listrik.
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026