Setelah Sempat Disuspensi, Saham SHIP dan LFLO Kembali Bisa Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) dan PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) pada sesi I tanggal 12 Juni 2025...
Lonjakan harga ini membuat kapitalisasi pasar SHIP meningkat jadi sekitar Rp8,70 triliun. Rasio price to earnings (P/E ratio) tercatat di level 34,93. Imbal hasil dividen (dividend yield) perusahaan berada di angka 0,63%.
Dalam 12 bulan terakhir, saham SHIP sudah mencapai level tertinggi di Rp3.300 dan terendah di Rp765. Total dividen triwulanan yang dibagikan saat ini adalah Rp5,04 per saham.
Transaksi SHIP saat itu cukup aktif. Volume perdagangan mencapai 961,5 ribu lembar dengan nilai total Rp2,98 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 828 kali dalam sehari.
Sementara itu, saham LFLO disuspensi sejak 22 Mei 2025. Pada hari terakhir perdagangan sebelum suspensi, harga sahamnya melonjak Rp22 atau 9,48% ke level Rp254 per saham.
Transaksi LFLO tercatat sebanyak 393,7 ribu lembar dengan nilai total Rp99,31 juta. Aktivitas perdagangan terjadi sebanyak 142 kali dalam sehari.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten