Setelah Sempat Disuspensi, Saham SHIP dan LFLO Kembali Bisa Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) dan PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) pada sesi I tanggal 12 Juni 2025...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) dan PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) pada sesi I tanggal 12 Juni 2025. Keputusan ini menyusul penghentian sementara perdagangan saham keduanya yang sempat diberlakukan beberapa waktu lalu.
"Suspensi atas perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 12 Juni 2025," ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (12/6/2025).
BEI juga menyampaikan keputusan serupa untuk saham LFLO. "Suspensi atas perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 12 Juni 2025," tambah Yulianto.
Sebelumnya, saham SHIP sempat disuspensi sejak 11 Juni 2025. Pada penutupan perdagangan hari Selasa (10/6/2025), harga saham SHIP meroket Rp400 atau 14,29% ke level Rp3.200 per saham.
Saham SHIP dibuka di harga Rp2.840 dan sempat menyentuh level tertinggi hari itu di Rp3.300. Harga terendah tercatat di angka pembukaan, yakni Rp2.840.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten