Siap IPO, Calon Emiten JELI Pamer Kenaikan Laba Bersih 235,5% Sepanjang 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Niramas Utama Tbk atau INACO bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di industri makanan penutup ini berencana melepas maksimal 350 juta s...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Niramas Utama Tbk atau INACO bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di industri makanan penutup ini berencana melepas maksimal 350 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Calon emiten yang menggunakan kode perdagangan JELI itu, menawarkan harga IPO pada kisaran Rp900 sampai Rp1.120 per lembar. Melalui aksi korporasi ini, JELI membidik dana segar maksimal Rp392 miliar.
Masa penawaran awal atau bookbuilding dijadwalkan pada 15-22 Juni 2026. Tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan jatuh pada 29 Juni 2026. Selanjutnya, masa penawaran umum akan berlangsung pada 1-3 Juli 2026.
Proses penjatahan saham dilakukan pada 3 Juli 2026. Distribusi saham secara elektronik dijadwalkan pada 6 Juli 2026. Saham JELI direncanakan mulai tercatat di BEI pada 7 Juli 2026.
PT Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Mereka menjamin penawaran ini dengan kesanggupan penuh atau full commitment.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem