Sunarso Geram! Sindir YouTuber yang Bikin Investor Ritel BBRI Ketakutan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sunarso, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), tak bisa menyembunyikan kegeramannya. Ia menyentil content creator di YouTube yang dinilai menyebarkan...
Sunarso menegaskan, menghadapi sentimen negatif seperti ini, apalagi di tengah tekanan terhadap saham BBRI, manajemen Perseroan tetap fokus pada hal yang bisa dikontrol.
"Cara meng-counternya apa? Kita sebagai CEO, manajemen BRI, tetap fokus pada pelaksanaan bisnis dengan governance yang benar, risk management yang baik, dan insya Allah menghasilkan resiliensi di performa," jelasnya.
Ia juga menekankan fundamental BRI yang kuat. "Dalam situasi yang sangat tidak mudah, kita masih bisa membukukan laba Rp60 triliun. Dan Rp60 triliun itu tidak perlu juga kita tahan sebagai modal, karena modal kita sangat-sangat kuat. Sehingga kalau diizinkan, kita bagi semua untuk dividen juga enggak masalah," tandasnya.
Menurut Sunarso, YouTuber yang terus menerus menyebarkan ketakutan tentang saham BBRI sebenarnya tidak memahami fundamental bisnis BRI yang sangat kuat. Ia justru menantang mereka untuk melihat pertumbuhan kinerja BRI secara nyata.
โCek dari semua perbankan big cap, berapa pertumbuhan PPOP (pre-provisioning operating profit)? Itu sesungguhnya real pertumbuhan. PPOP BRI tumbuh 9,6%,โ ungkapnya.
Sunarso juga menyentil bahwa bisnis perbankan, khususnya BRI, memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar bisnis konten analisa saham di YouTube.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...