Terungkap! Ini Alasan BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Tiga Emiten Sekaligus
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten sekaligus. Langkah ini diambil setelah harga ketiganya melonjak secara tidak waj...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten sekaligus. Langkah ini diambil setelah harga ketiganya melonjak secara tidak wajar dalam waktu singkat.
Tiga saham yang disuspensi adalah PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menyampaikan penghentian dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara perdagangan saham tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI dikutip Rabu (18/6/2025).
Suspensi terhadap saham CBRE, MGLV dan TOBA berlaku mulai sesi I pada perdagangan Rabu, 18 Juni 2025. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta akan berlangsung sampai dengan pengumuman lebih lanjut dari BEI.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten