Terungkap! Ini Alasan BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Tiga Emiten Sekaligus
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten sekaligus. Langkah ini diambil setelah harga ketiganya melonjak secara tidak waj...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham tiga emiten sekaligus. Langkah ini diambil setelah harga ketiganya melonjak secara tidak wajar dalam waktu singkat.
Tiga saham yang disuspensi adalah PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menyampaikan penghentian dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara perdagangan saham tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI dikutip Rabu (18/6/2025).
Suspensi terhadap saham CBRE, MGLV dan TOBA berlaku mulai sesi I pada perdagangan Rabu, 18 Juni 2025. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta akan berlangsung sampai dengan pengumuman lebih lanjut dari BEI.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten