Waspada! Saham SMDM Lagi Diawasi Ketat BEI, Ada Apa Nih?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan terjadinya aktivitas perdagangan yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM). P...
SMDM juga terkena penghentian sementara (suspensi) pada 6 Februari 2025 untuk proses cooling down. Sebelumnya, saham ini juga tercatat mengalami UMA pada 4 Februari 2025.
Pada tahun lalu, saham SMDM sempat dihentikan perdagangannya pada 5 Agustus 2024 dalam rangka cooling down. Bahkan sebelumnya, saham ini juga tercatat mengalami UMA pada 31 Juli 2024.
Melihat pola pergerakan ini, BEI menyatakan saat ini sedang mencermati perkembangan transaksi saham SMDM.
Investor pun diimbau lebih waspada. BEI meminta agar investor memperhatikan jawaban resmi perusahaan atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Selain itu, investor disarankan mencermati kinerja perusahaan dan seluruh keterbukaan informasi yang dipublikasikan. Investor juga diminta mengkaji ulang rencana aksi korporasi SMDM apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS.
BEI mengingatkan untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi ke depannya sebelum mengambil keputusan investasi.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...