Raksasa Tiongkok Gandeng TAM, Bingshan Makmur Indonesia Resmi Hadir di Bisnis Rantai Dingin!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bingshan Makmur Indonesia (BMI) resmi diluncurkan pada Sabtu, (10/5/2025). Peluncuran ini ditandai dengan seremoni pemotongan pita di ajang International Indonesia Seafood...
Potensi industri rantai dingin di Indonesia sangat besar. Negara ini memiliki populasi besar, wilayah yang luas, dan masih banyak area belum terlayani.
Laporan Mordor Intelligence menyebut pasar logistik rantai dingin Indonesia bisa tumbuh 10% per tahun hingga 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor makanan dan minuman, farmasi, dan pertanian yang butuh transportasi suhu terkontrol.
Industri ini juga terdorong oleh perkembangan e-commerce dan permintaan makanan olahan yang terus meningkat.
Sementara itu, laporan MarkNtel Advisors memperkirakan nilai industri rantai dingin Indonesia akan mencapai US$5,2 miliar pada 2030. Naik dari US$3 miliar pada 2024.
Wang Feng, Direktur BMI dan perwakilan dari Bingshan, menyampaikan keyakinannya terhadap pasar Indonesia.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun