Realisasi EBUS Tembus Rp58,90 Triliun, BEI Masih Kantongi 47 Emisi di Pipeline
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penggalangan dana melalui penerbitan obligasi terus menunjukkan tren positif. Hingga 30 April 2026, puluhan emisi baru masuk...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penggalangan dana melalui penerbitan obligasi terus menunjukkan tren positif. Hingga 30 April 2026, puluhan emisi baru masuk dalam antrean (pipeline) pencatatan.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan, data terbaru Pipeline Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) menunjukkan tingginya minat perusahaan dari berbagai sektor.
"Sampai dengan 30 April 2026 terdapat 47 emisi dari 33 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline," ujar Nyoman di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan klasifikasi sektor, sektor Financials mendominasi antrean dengan 12 perusahaan. Sektor Infrastructures menyusul dengan 8 perusahaan dan sektor Energy sebanyak 6 perusahaan.
Selanjutnya, terdapat 3 perusahaan dari sektor Basic Materials. Sektor Consumer Non-Cyclicals mencatatkan 2 perusahaan. Sementara itu, sektor Technology serta Transportation & Logistic masing-masing menyumbang 1 perusahaan dalam pipeline tersebut.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...