Saham JECC dan CSAP Resmi Keluar dari Daftar Pemantauan Khusus BEI Hari Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus untuk dua saham. Keduanya adalah PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Catur Se...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus untuk dua saham. Keduanya adalah PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Keputusan tersebut berlaku efektif mulai hari ini, Kamis, 18 Juni 2026.
Pencabutan itu diumumkan BEI melalui Pengumuman Bursa Nomor Peng-CK-00055/BEI.PLP/06-2026 yang diterbitkan pada 17 Juni 2026.
Dalam pengumuman tersebut, BEI menyebutkan saham JECC dan CSAP keluar dari Pemantauan Khusus karena tidak lagi memenuhi kriteria nomor 6 dalam daftar kriteria Efek Dalam Pemantauan Khusus. Setelah pencabutan status tersebut, papan pencatatan kedua emiten berubah dari Papan Pemantauan Khusus menjadi Papan Pengembangan.
Berdasarkan data BEI, status SDHSM untuk kedua emiten tercatat โTidakโ dengan keterangan โKeluar/Exitโ. Perubahan itu mulai efektif pada 18 Juni 2026.
Kriteria nomor 6 yang dimaksud berkaitan dengan pemenuhan persyaratan agar tetap tercatat di Bursa sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-A dan I-V terkait saham free float. Ketentuan tersebut mencakup persyaratan jumlah saham free float dan persentase saham free float yang harus dipenuhi perusahaan tercatat.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90