Sektor Infrastruktur Jadi Magnet Baru Investor Global, Saham Industri Ini Ramai Diburu!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sektor infrastruktur industri semakin menunjukkan peran penting dalam mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Infrastruktur yang kuat kini tidak hanya meno...

Sektor Infrastruktur Jadi Magnet Baru Investor Global, Saham Industri Ini Ramai Diburu!
Bacakan Artikel

Salah satu yang mencuri perhatian adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). Emiten baru ini fokus pada pengembangan infrastruktur industri berbasis energi baru terbarukan (EBT). Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia, harga sahamnya melesat dari Rp190 menjadi Rp1.500 per lembar.

Reza menyebut lonjakan tersebut didorong sentimen positif pasar terhadap prospek EBT serta posisi CDIA dalam ekosistem Barito Pacific Group. โ€œPendapatan utama CDIA berasal dari penjualan listrik, sejalan dengan fokus pemerintah pada transisi energi,โ€ ungkap Reza.

Meski begitu, Reza mengingatkan konsistensi manajemen sangat penting untuk menjaga pertumbuhan. Ahmad Heri juga menilai kehadiran perusahaan seperti CDIA memperkuat keyakinan investor global. โ€œSektor ini krusial untuk menopang kegiatan produktif. Kehadiran emiten dengan ekosistem terintegrasi akan meningkatkan daya tarik investasi,โ€ ucapnya.

Ke depan, prospek sektor infrastruktur industri dinilai masih sangat terbuka. Tantangan seperti ketersediaan lahan, biaya logistik, hingga ketidakpastian regulasi harus dijawab dengan sinergi antara pemerintah dan swasta. Dukungan penuh akan memperkuat posisi Indonesia di ASEAN sekaligus menjadikan emiten infrastruktur, termasuk CDIA, Telkom, IPCC, dan Jasa Marga, sebagai motor investasi jangka panjang.

Menutup diskusi, para narasumber sepakat peluang sektor infrastruktur dan manufaktur di Indonesia masih luas. Pemerintah perlu memastikan ekosistem lengkap mulai dari infrastruktur dasar, konektivitas, hingga regulasi ramah investasi. โ€œPeluang investasi di infrastruktur industri masih terbuka lebar. Tantangan ada, tapi dengan dukungan regulasi dan kolaborasi swasta, prospek jangka panjang tetap positif,โ€ tegas Ahmad Heri.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2